|
Mungkin Teman-teman sudah sering (bahkan bosan) mendengar ini. Saya takkan henti-hentinya menggemakan peringatan (cia ileeee...) terhadap modus penipuan macam Aowa begini. Karena marketing seperti ini sangat merugikan konsumen (meskipun itu disebabkan kelengahan konsumen sendiri). Bukankah dalam Islam jual-beli itu seharusnya menguntungkan kedua belah pihak? Promosi Aowa hanya menguntungkan pihak Aowa sendiri sedangkan konsumen seolah dipojokkan untuk membeli produk mereka. Mengingat saya sudah malas menulis ulang pengalaman, saya salin saja pengalaman beberapa korban lainnya. Kejadiannya kurang lebih sama. Dan jangan bilang adukan saja kepada polisi. Sejak tahun 1998 Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia sudah menangani kasus ini dan pernah memenangkannya di pengadilan. Namun sepertinya Aowa punya backing kuat. Departemen Perdagangan sepertinya menutup mata. Ke mana lagi mencari keadilan di negeri ini? Mungkin saya mesti buru-buru ngungsi ke negara atau benua lain sebelum turun azab Allah di atas negeri serba ada ini karena kedzaliman dibiarkan merajalela sedangkan korbannya hanya diam pasrah.
* * *
MOHON TANGGUNG JAWAB PEMBATALAN TRANSAKSI AOWA
Jakarta - Jumat malam, 19/2/2010 kami sekeluarga belanja untuk makanan anak bayi kami di PTC Palembang. Tiba-tiba kami didatangi oleh SPG AOWA yang menawarkan pena yang katanya untuk perkenalan. Setelah kami terima kami diminta mengisi nama, alamat, dan nomor telepon di "buku tamu". Karena tidak ada fikiran macam-macam kami melakukan permintaan itu.
Setelah pengisian itu kami diminta untuk memilih tiga kupon yang ditawarkan oleh SPG AOWA (Anto) katanya secara cuma-cuma. Ternyata kupon yang kami pilih "katanya" mendapatkan hadiah utama kompor listrik. Karena tertarik hadiahnya kami diminta untuk duduk dan didata.
Lalu kami dihubungkan dengan atasan mereka dan mengatakan, " .. selamat Bapak mendapat hadiah utama ke-17 dari 20 pada hari ini .. ". Karena pada saat itu suasana sangat ramai kami tidak begitu jelas mendengar pembicaraan ini.
Lalu kami diminta untuk menunjukkan KTP kembali katanya untuk administrasi dan mengisi formulir untuk dikirimkan melalui faks karena menurut mereka data ini harus masuk secara on line. Setelah administrasi selesai kami diarahkan untuk membeli salah satu produk mereka. Katanya ini adalah "syarat" yang harus kami penuhi.
Karena harga yang ditawarkan sangat mahal kami merasa keberatan. Tetapi, kembali kami "dipaksa" oleh SPG yang ada. Mereka mengatakan ada kerja sama dengan bank BCA cicilan 24 bulan dengan 0%. Pada saat itu kami belum berhasil menghubungi BCA. Tetapi, di surat DO nya ditulis kami harus melakukan konfirm sendiri dengan pihak bank. Tetapi,pada saat itu kartu kami sudah dilakukan penggesekan sebesar 4,980,000 untuk pembelian rice cooker yang merupakan syaratnya.
Setelah barang-barang diberikan dalam perjalanan pulang kami bisa menghubungi pihak BCA yang mendapat info bahwa tidak ada kerja sama dan tidak ada cicilan 24 bulan. Padahal pada saat transaksi kami sudah berkali-kali mengatakan kami tidak sanggup untuk cicilan kurang dari 24 bulan dan ada bunganya.
Hari Sabtu, 20/2/2010 kami mendatangi kounter AOWA kembali dan menyatakan keberatan dengan transaksi ini. Tetapi, pihak AOWA meminta kami menunggu konfirm dari Customer Service AOWA. Hari Senin, 22/2/2010 kami dihubungi oleh CS AOWA dan kembali kami menyatakan minta pembatalan transaksi karena keberatan dengan cicilan yang harus kami tanggung dan karena info yang kami dapat tidak sesuai dengan yang harus kami hadapi.
Tetapi, pihak AOWA mengatakan tidak bisa membatalkan transaksi ini. Malamnya kami kembali mendatangi kounter AOWA dan mengembalikan semua alat-alat yang kami beli termasuk "Hadiah" yang seharusnya kami terima. Pihak SPG berjanji akan membantu mediasi dengan pihak kantor pusat dan diminta menunggu sampai hari Selasa.
Hari Selasa kami dihubungi oleh pihak SPG AOWA dan memberitahukan bahwa kalau mau pembatalan uang kami akan dipotong 30% sebagai administrasi. Kalau 10% kami kira masih masuk akal. Mohon pihak AOWA bertanggung jawab dengan masalah ini karena hal ini terjadi karena kesalahan dari pihak sales AOWA yang tidak memberikan informasi yang jelas ke konsumen.
KM AZHARY Iin.azhary3@gmail.com 0819680820
Sumber: http://suarapembaca.detik.com/read/2010/02/24/091551/1305618/283/mohon-tanggung-jawab-pembatalan-transaksi-aowa
* * *
TIPUAN DAN TRIK PROMOSI AOWA
Hati-hati jika berjalan-jalan di Mall, dan ditawarkan hadiah !
Kejadian ini nyata-nyata dialami oleh saya. Senin lalu 5 september 2005, jam 8 malam , saya (sendirian) keluar dari Toko Rumah Kita, Citra Land lantai 4, menuju escalator turun, tiba2 saya dihampiri seorang lelaki muda yang sopan, saya diberi hadiah pembersih kaca asalkan saya mau untuk mengisi angket. Biasanya saya paling ogah untuk isi2 angket. Tapi karena pada saat itu saya juga sedang santai dan tidak dikejar waktu, maka saya bersedia untuk masuk dalam ruangan toko AOWA yang bersebelahan dengan toko "Rumah Kita" saya duduk, mengisi angket didampingi 2 orang diantara mereka, mereka tanya2 segala macam dengan diselingi pujian2 (saat itu saya tidak menyadari, kalo pujian yang diberikan terlalu berlebihan). Pertanyaan mereka seputar : nama Bank Account saya, Karu Kredit yang saya pakai, Merk dari peralatan2 elektronik yang saya pergunakan, dlsb....Setelah selesai mengisi angket, saya berniat untuk meninggalkan toko tersebut dengan tak lupa membawa hadiah pembersih kaca. Namun mereka berusaha menahan saya, mereka mengatakan bahwa setelah hasil wawancara saya berhak untuk mengikuti undian berhadiah, semula saya ragu.. tapi mereka terus berusaha menahan saya akhirnya salah seorang dari mereka muncul dari dalam dengan membawa 8 atau 10 lbr kupon....lalu saya diminta untuk memilih salah satu kupon tersebut, saya buka, dan di dalamnya terdapat gambar 6 jenis barang peralatan rumah tangga....mereka berteriak histeris, sambil berkata...Ibu mendapat Mega Bonus !..Ibu mendapat Mega Bonus!....tapi sebentar ya bu, saya harus mengecek kekantor pusat dulu, karena biasanya yang muncul di kupon hanya 1 jenis barang (bukan 6jenis brg)...salah seorang kebelakang (yang katanya mau cek ke ktr pusat)...lalu orang yang lain muncul dengan loncat2 kegirangan...dan berkata pada saya dengan suara riang dan agak histeris...Ibu .. pimpinan kami mau bicara langsung dg Ibu, meraka tidak percaya Ibu dapat kupon Mega Bonus ! lalu saya ke belakang, menerima telepon (yang katanya dari Pusat) disana seorang wanita bertanya pada saya sbb : apakah kupon tersebut Ibu ambil sendiri, tanpa diambilkan oleh orang kami? apakah ibu mengenal salah seorang dari karyawan kami ? dalam kupon yang Ibu ambil ada berapa jenis barang? Berapa nomor kupun ibu tersebut ? lalu wanita tersebut berkata... Benar ! Ibu sudah mendapatkan Mega Bonus dari kami, selamat ! barang2 tersebut bisa Ibu peroleh tanpa dipungut pajak, dan Ibu masih mendapatkan kesempatan 1 X lagi untuk mendapat bonus tambahan, asalkan salah satu nomor dari Kupon tersebut ada yang sama dengan nomor yang ada di kartu Kredit Ibu....semua barang2 tsb Ibu dapatkan hanya dengan membeli 1 produk kami. pembicaraan telepon selesai... beberapa karyawan berteriak2 memanggil semua teman2 mereka.... Mega Bonus...Mega Bonus....ibu ini mendapat Mega Bonus....lalu semuanya berkumpul menggerumuni saya memberi selamat dan berkata "Selamat ya bu...selamat...traktir kami ya bu...traktir kami..." Lalu saya kembali duduk ( sementara seluruh karyawan tetap menggerumuni saya - memberi pujian2) ,mereka menyodorkan 6 jenis barang yang kata mereka Mega Bonus, lalu mereka meminta kartu Kredit saya katanya untuk dicocokkan dengan kupon.... Ternyata ada angka yang sama, sehingga saya mendapat Bonus tambahan...mereka berteriak2 lagi...memberi pujian lagi...Ibu lagi Hoki nih...mimpi apa semalam bu?.dsb...dsb...lalu mereka menunjukkan dus besar pada saya yang katanya adalah mesin cuci sebagai bonus tambahan . Mereka juga meminta KTP saya untuk mengisi data....jadi saat itu KTP & Kartu Kredit saya sudah ada ditangan mereka. Kemudian mereka menunjukkan pada saya 1 lbr Brosur dengan 5 jenis barang....yang katanya harus saya beli untuk bisa mendapatkan hadiah2 tersebut...barang2 tersebut mahal2... yang termurah adalah Convention Oven..Rp. 5.980.000,- ....saya berusaha menolak....karena terlalu mahal buat saya....mereka berusaha membujuk , sementara itu salah seorang dari mereka (pria) membawa kartu kredit saya ke belakang, kemungkinan dengan KTP saya, lalu keluar dan menyodorkan 2 slip pembayaran kartu kredit yang harus saya tanda tangan dengan nominal Rp.4.000.000,- dan Rp. 500.000,-...lho...saya sempat kaget....koq dia sudah menggesek kartu tanpa seijin saya...dan nominalnya pun persis sama dengan sisa limit kartu saya...( saya baru sadar setelah itu....pria tersebut bisa mengetahui sisa limit kartu saya karena KK dan KTP saya ada ditangan mereka.- Note : kartu belanja Carrefour bisa cek saldo hanya dengan memasukkan nomor kartu dan tanggal kelahiran - KTP & KK sudah ada ditangan mereka.) Saya berusaha mengelak untuk tanda tangan, saya berkata saya tidak sanggup membeli barang, mereka juga menunjukkan pada saya bukti penjualan kepada customer yang hanya mendapat 1 jenis hadiah....seolah-olah saya benar2 hoki dapat hadiah 6 jenis barang....mereka (12 orang) begitu sangat...sangat mempengaruhi saya...mereka berbicara bersahut-sahutan...teriak kegirangan....minta traktir, juga mengatakan kalo setelah ini akan ada orang datang kerumah saya untuk mewawancara saya karena saya mendapat Mega Bonus, saya akan masuk majalah, dsb..dsb... mereka juga berusaha meyakinkan bahwa barang2 yang saya dapat senilai 20.000.000,- membuat saya mabuk....seakan-akan saya beneran dapat hadiah 20 juta. Finally saudara......saya sudah tidak bisa berpikir sehat lagi...saya mabuk Tipuan Mega Bonus, saya mabuk dengan segala sandiwara & rekayasa yang dibuat oleh mereka yang membuat saya seolah-olah dapat Mega Bonus beneran...mereka terus membujuk saya untuk menanda tangani slip tsb. akhirnya....saya menandatangani slip yang Rp. 4.000.000,- ( yang Rp. 500.000,- saya tidak mau tanda tangan, jd mereka Void)....saat saya tanda tangan... ada seorang dari mereka berkata....wah...Ibu tanda tangannya bagus ya..dan sulit untuk dipalsu ! mereka minta traktir saudara !....hoka2 bento dong bu....kami ada 12 orang disini....tapi karena dah malam...mentah nya juga gak pa pa deh....akhirnya .saya memberi mereka uang Rp. 100.000,- ( benar2 sudah mabuk dan dibutakan...). Setelah itu mereka berkata pada saya, karena saya baru bayar Rp. 4.000.000,- maka mereka menahan Convension Oven & Mesin cuci (2 barang paling mahal diantara semuanya), sedangkan barang2 bonus (6jenis - Electric multicooker, Pressure cooker, Isukushi air Purifier, Hand massager, slim massager, termopot ) bisa saya bawa pulang. Saya benar2 mabuk saudara... sehingga saya tidak bisa menilai harga barang2 tersebut dengan benar....jadi saya terima 6 barang tsb untuk dibawa pulang .lalu saya bilang ke mereka...kalo saya mau menunggu suami saya dulu di tempat tsb, untuk membawa barang2 tsb. Tapi mereka mengelak, dengan alasan mereka sudah mau tutup toko, saat itu jam 20.30 . lalu secara beramai-ramai mereka mengantar saya sampai lift...tapi hanya 3 orang yang mengantar saya sampai lobby bawah....tak lupa mereka memberi selamat lagi pada saya ! Dilobby bawah saya masih menunggu suami saya, saat bertemu suami, saya masih belum sadar, tapi setelah sampai dirumah...kami nilai2 lagi seluruh barang tersebut (ditambah barang yang ditahan) harganya tidak mencapai 20 jt. Saya masih setengah tidak percaya......maka saya berniat untuk menelpon AOWA keesokan harinya. . Saya masih berpikir....mestinya mereka mau dong kembalikan uang saya yang 4 juta......khan harga barang yang mereka kasih menurut mereka 20 juta.... Tapi saudara , setelah saya hubungi AOWA baik itu di Citra Land maupun kantor pusat di Jl. Arjuna No. 9H - Jakarta Barat....mereka menolak..Saya sudah berbicara dengan Savi (Citra Land), Dian (CS di Jl. Arjuna) dan Bapak Afo ( Manager).... Mereka menolak untuk membatalkan pemberian Mega Bonus yang kata mereka senilai 20 jt.. Setelah itu...saya benar2 sadar....bahwa saya telah DITIPU semua itu SANDIWARA YANG DIREKAYASA..... Saya tidak menyangka....orang2 muda (sales2 tsb) yang ramah dan sopan telah melakukan INTRIK2 TIPUAN kepada saya...... Dari kejadian ini saya menganalisa dan menyimpulkan bahwa Sasaran & Intrik yang mereka pergunakan adalah : >>hadiah2 kecil untuk menarik hati sasaran korban > > Orang yang sendirian (tapi yang ber dua pun ada yang jadi sasaran ) > > memberi pujian2 & sanjungan yang berlebihan > > mengisi angket, yang sesungguhnya mereka pakai waktu tersebut untuk > > wawancara.( untuk mengukur kemampuan / daya beli mangsa ) > > sasaran mereka adalah yang punya Kartu Kredit > > menonjolkan Undian ( jadi bukan produk unggulan dari barang yang dijual) > > minta Kartu kredit untuk cocokkan angka, lalu tanpa sepengetahuan kita > > mereka mengecek sisa limit kartu, lantas menggesek nya tanpa persetujuan > > Ucapan2 selamat, membuat diri kita seakan mendapat Mega Bonus beneran. > > suasana hiruk pikuk dengan teriakan2, sehingga kita tidak bisa berpikir > > dengan sehat. > > menggerumuni > > tidak memberi kesempatan sasaran untuk diskusi dg teman,atau kenalan > > dalam kwitansi yang kita terima ( bermeterai ) ada tertulis 1 hal yang > rada > > aneh : kedua belah pihak (penjual & pembeli ) telah menyetujui transaksi > > tersebut diatas tanpa adanya paksaan dari pihak luar manapun & dalam > keadaan > > sehat jasmani & rohani. > > dalam keadaan mabuk..... saya sama sekali tidak memperhatikan hal ini. Untuk diketahui.... Saat ini Polisi sudah mengetahui praktek penipuan seperti ini ( ada polisi yang juga nyaris jadi korban ) dan mereka sedang menyiapkan data2/ bukti2 yang kuat untuk dapat membekuk, menahan, meringkus serta menutup Perusahaan ini. Jadi , jika saudara care pada teman, sahabat, atau pada siapapun yang saudara kasihi....minta kerjasamanya agar email ini disebarluaskan....sehingga tidak ada lagi yang menjadi korban....
Sumber: http://www.mail-archive.com/formiskat@groups.plnkalbar.co.id/msg00149.html
* * *
PENGAKUAN SALES AOWA Sy mantan sales aowa,sy akn kasih tau semua dunia gelap Aowa.Sblumnya sya mau beri tau dulu bgi smua yg pnya produk Aowa,brang yg kalian beli bukanlah produk japan,aAowa hanya memalsukan hak cipta.Kompor induction cooker adlh produk malaysia yg di bri merk JAPAN.Cra kerja yg di jln kan Aowa ialah dgn menarik pelanggan dgn berpura2 baik dan ramah pd pelanggan,,llu pelanggan diberi sopenir berupa sabun cuci dgn syarat mengisi daftar tamu,pelanggan pun di mintakan KTP(hti2 bla ta` cepat diambil ktp/sim anda akan hilang)krna pabila anda tdk membeli produk,sales Aowa akn kesal dan berpura2 sdh memberikan KTP pd pelanggan.Bila anda dimintai oleh sales Aowa kartu ATM,jgn pernah di berikan,krna modus yg digunakan ialah dgn cara mengalih kan perhatian pelanggan,contohnya,saat sales pertama mengajak pelanggan bicara,sales lainnya akan menggesek kartu,tentunya kode PIN telah diberikan pelanggan saat pencucian otak berlangsung.Aowa yogyakarta dipimpin oleh brands manager yg bernama ROSA,wanita berjilbab yg memiliki pasangan kumpul kebo bernama KO FUNGKY manager Aowa makasar yg memiliki keluaga/istri di LAHAT.Aowa juga sllu mengajak karyawannya utk dugem ke diskotik,karaoke dan memberikan fasilitas mess/kost bagi karyawannya yg berlainan jenis dlm satu tmpat.Jdi masyarakat hrus tau,jgn sampai tertipu oleh penampilan luar mereka.Produk Aowa pun tdk memiliki tempat servis,jdi walaupun kompor yg berharga 9,9jt itu menjadi separuhnya meski dgn bonus yg menggiurkan,bila produk itu hanya sia2,maka penyesalan yg akan terjadi.Aowa melakukan modus penipuan ke mall2 besar.Produk yg sama sebenarnya sudah ada di mall itu sendiri bila pelanggan tertarik coba cari sendiri produk yg sama ke dalam supermarket yg pelanggan datangi ini perbandingan harganya:indukcion cooker Aowa-9,9jt-mall 650rb`vacum clener Aowa-7,9jt-mall 400rb`microwave Aowa 8,9jt-mall 800rb`panci stanlles Aowa 7,9jt-mall dibawah 500rb dan banyak lgi,jdi pelanggan bisa memilih GENGSI atau KEBUTUHAN LAIN KELUARGA ANDA,trima kasih……. Sumber: https://mail.google.com/mail/?shva=1#inbox/127088ca1b2ccae4 * * *
 | trims bu infonya. soalnya dulu juga sering ditawarin sabun cuci sama spg aowa kalo lagi jalan ke mall. untung saya gak tertarik :). bisa dibayangkan seandainya sy tertarik, mungkin saya jg jadi korban mereka... |
 | Saya sendiri pernah ngalamin... Sedang berjalan-jalan santai di citraland, ditawari kamera berhadiah.. trus dipaksa masuk, saya mau saja. Trus seperti yang dialami oleh korban-korban yang bercerita di atas saya jg mengalami demikian. ketika saya mengeluarkan atm, para spg itu sempat merebut atm dari tangan saya. Alasannya untuk melihat apakah ada logo mastercardnya. Namun, waktu itu isi atm saya cuma 150rb rupiah :) dan sepertinya para spg itu tau deh klo isi atm saya dikit hehehe jadi meskipun di ruang itu sempet cukup lama, tapi saya dilepasin juga tuh hehehe. |
Comment deleted at the request of the author.
|